Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
TNI Dan Polri

Polres Metro Bekasi Bersama Muspida Gelar Sosialisasi Dampak Buruk Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Terlarang Bersama Tokoh Kang Edo Fortal dan LSM

17
×

Polres Metro Bekasi Bersama Muspida Gelar Sosialisasi Dampak Buruk Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Terlarang Bersama Tokoh Kang Edo Fortal dan LSM

Sebarkan artikel ini
Polres Metro Bekasi Bersama Muspida Gelar Sosialisasi Dampak Buruk Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Terlarang Bersama Tokoh Kang Edo Fortal dan LSM

Kabupaten Bekasi – Polres Metro Bekasi bersama Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan sosialisasi dampak buruk peredaran dan penyalahgunaan obat terlarang dan berbahaya, sebagai upaya preventif untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah Kabupaten Bekasi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SDN Cikarang Kota 01, desa Cikarang Kota Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi pada Jumat (06/02/2026), dan diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari pelajar, tokoh masyarakat Kang Edo Ketua umum FORTAL perwakilan organisasi lsm GPMPI ketua dedi kurniawan dan LSM GANAS ketua Bryan sakti kepemudaan, serta aparatur pemerintah setempat.

Example 300x600

Kapolres Metro Bekasi Kombespol Sumarni dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba dan obat berbahaya saat ini sudah menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

“Peredaran obat-obatan terlarang tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan, keluarga, bahkan tatanan sosial. Melalui sosialisasi ini, kami ingin membangun kesadaran masyarakat agar berani menolak dan melaporkan peredaran narkoba,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Bekasi merupakan wilayah strategis yang rawan menjadi jalur peredaran narkoba, sehingga diperlukan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Perwakilan Muspida Kabupaten Bekasi Kasatpol PP Surya turut mengapresiasi langkah Polres Metro Bekasi dalam mengedukasi masyarakat.

“Upaya pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh polisi, tetapi harus melibatkan seluruh elemen masyarakat. Edukasi sejak dini sangat penting agar generasi muda tidak terjerumus,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi mengenai jenis-jenis narkotika, obat-obatan berbahaya, dampak kesehatan, sanksi hukum, serta cara melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan di lingkungan sekitar.

Selain pemaparan materi, acara juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif, edukasi, serta pembagian sembako untuk warga.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Bekasi semakin sadar akan bahaya narkoba serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran dan penyalahgunaan obat terlarang.

Redaksi

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *